Penggunaan Database Skala Besar pada kampanye Presiden Obama untuk menggalang pemilih individu


Kampanye Obama 2012 menggunakan analisis data dan metode eksperimental untuk merakit sebuah koalisi suara pemenang melalui pemungutan suara per suara . Dengan cara demikian, membalik dominasi panjang iklan TV dalam politik AS dan menciptakan sesuatu yang baru di dunia politik yg di umpamakan   kampanye nasional berjalan seperti pemilihan lingkungan lokal, di mana kepentingan pemilih individu diketahui dan ditangani.

Dua tahun setelah pemilu Barack Obama sebagai presiden, Demokrat mengalami kekalahan terburuk mereka dalam beberapa dekade. Mayoritas kongres yang telah memberikan kesuksesan Obama di legislatif , tersapu dalam pemilu paruh waktu,  Prosentasi mayoritas  Partai  Demokrat di Senat menyusut. Para ahli  berkomentar  untuk menjelaskan munculnya Tea Party. Kekecewaan pemilih dengan agenda Obama adalah reformasi asuransi kesehatan dan pasar keuangan. Pada tahun 2010, Komite Nasional Demokrat telah gagal bersama-sama mempertahankan  koalisi Obama.

dan wagner Dan Wagner

Tapi Dan Wagner melihat Partai  Demokrat  masih  punya  suatu kesempatan  dalam semua ini.      Ketika Wagner dipekerjakan sebagai direktur DNC (Demokrat National Komite), pada Januari 2009, ia bertanggung jawab untuk mengumpulkan informasi pemilih dan menganalisanya untuk membantu pendekatan partai ke pemilih individu dengan cara direct mail dan telepon kemudian  data serangkaian survei pada sikap dan preferensi pemilih tersebut  ia masukkan ke model statistik. Dia meminta departemen teknologi DNC untuk mengembangkan perangkat lunak yang bisa mengubah informasi itu ke dalam tabel, dan ia sebut hasil Survey Manajer.

Pada musim gugur, ketika pemilihan khusus diadakan untuk mengisi kursi yg  terbuka di kongres untuk bagian utara New York, Sebelum hari pemilihan Wagner berhasil memprediksi selisih margin akhir kira2  150 orang  . Beberapa bulan kemudian, lembaga survei yakin memproyeksikan kemungkinan  Martha Coakley dari partai Demokrat yg  memenangkan pemilihan ini , untuk mengisi kursi Senat Massachusetts yang  kosong karena ditinggalkan oleh  kematian Ted Kennedy. Tapi Survey Manajer Wagner  memprediksi bahwa Scott Brown dari Republik yg  kemungkinan besar untuk menang di negara bagian mayoritas pemilih partai  Demokrat dan ternyata prediksi tersebut benar . Komentar  salah satu orang  partai Demokrat seperti  ini  “Ini adalah alasan ketika anda akan kalah.”

Prediksi untuk hasil pemilihan kongres nya  hanya  salah 2,5 persen. “Itu adalah titik bukti bagi banyak orang yang tidak mengerti matematika di balik itu tapi memahami nilai dari apa yang dihasilkan matematika,” kata Mitch Stewart, Direktur Pengorganisasian Partai Demokrat. “Setelah itu kata2 dari Dan Wagner  adalah standar emas di DNC.”

Arti penting dari prestasi Wagner jauh melampaui kemampuannya untuk menyatakan pemenang bulan sebelum Hari Pemilihan. Pendekatannya merubah cara survey  publik t abad ke-20 untuk melacak opini publik, yang berkisar mengambil  sampel kecil yang bisa diperlakukan sebagai representasi keseluruhan. Wagner muncul dari kader analis yang menganggap pemilih sebagai individu dan bekerja untuk proyeksi agregat tentang pendapat dan perilaku mereka sampai mereka mengungkapkan sebuah gambar gabungan semua orang. Teknik nya menandai pemenuhan cara berpikir baru, satu dekade dalam pembuatan, di mana pemilih tidak lagi terjebak dalam geografi politik lama atau ditambatkan ke kategori demografis tradisional, seperti usia atau jenis kelamin, tergantung pada atribut lembaga survei menanyakan atau bagaimana pemasar konsumen diklasifikasikan mereka untuk tujuan komersial. Sebaliknya, pemilih bisa dilihat sebagai kumpulan individu warga negara yang masing-masing bisa diukur dan dinilai dengan cara mereka sendiri. Sekarang  ini calon yang ingin memimpin orang-orang untuk membangun sebuah kampanye akan berinteraksi dengan para pemilih dengan cara yang sama dengan mereka.

Setelah Obama menang  untuk kedua kalinya, kampanyenya  dimenangkan oleh penggunaan teknologi yg sebagian besar dikembangkan oleh sebuah tim yang mendefinisi ulang bagaimana setiap individu menggunakan Web, media sosial, dan smartphone untuk berpartisipasi dalam proses politik. Sebuah aplikasi mobile dikembangkan untuk seorang surveyor suara untuk men-download dan kembali lembar aplikasi  mobile  tanpa pernah setor ke  kantor kampanye yg  dinamakan  platform Web  aktivitas relawan gamified Dashboard dengan peringkat pendukung paling aktif, dan “hasil yg ditargetkan”dengan  protokol yang didapat dari  jaringan Facebook seperti ini  seorang pendukung Obama dengan jaringan teman2nya yg  ada di daftar facebooknya .


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: